4 Hari Exploitasi Kota Bangkok Ala Backpacker (Day -3), Sabtu 5 Mei 2012 by Dinna

Map Chatucak Market

Map Chatucak Market

Tadinya kita mau jalan-jalan seputar kuil Golden Mount dan daerah China Town, tapi kemudian kita sepakat untuk menuju Chatuchak Market dulu, pasar yang hanya buka di Sabtu dan Minggu, yang merupakan pasar tradisional terbesar di Asia Tenggara karena luasnya sampai 3 hektar lebih. Kita sepakat cari oleh-oleh dulu buat orang rumah, dan titipan-titipan yang harus kita selesaikan. Dari Racthadewi, kita menuju stasiun Mo Chit, turun menuju taman dan diseberang taman itulah pasarnya. Kita mulai jelajah kita dengan mencari souvenir wajib kita..gantungan kunci dan tempelan kulkas…hahaha. Harganya bervariasi, tapi akhirnya kita dapat gantungan kunci yang paliing murah, 1 plastik isi 10 dengan harga 100 bath, di tempat lain 100 bath hanya dapat 6 gantungan kunci. Sedangkan tempelan kulkasnya, rata-rata sama harganya 100 bath dapat 3 buat (1 bath = 300 perak). Lanjut beli bros seharga 120 bath (dapat dua bros), lalu kain songket lokal seharga 140 bath (dari tawaran pertama 350 bath), lalu kaos handmate lokal variasi dari 99 bath sampai 169 bath. Lalu beli tas handmate seharga 110 bath, tapi di section lain kita nemu tas dengan model yang sama harganya ternyata Cuma 75 bath hahaha..tuh kalo buru-buru belanjanya gitu. Beberapa titipan juga kita beli, gak semua dapat,  apalagi bendera pesanan pak handoko, karena ternyata bendera disana tidak boleh diperjual belikan sembarangan.

Borong Cyiinnnnn

Borong Cyiinnnnn

Sambil menyusuri section demi section (ada 27 section), kita pun menyantap roti kebab, karena selain murah, hanya itu tempat halal yang kita temui, sebenarnya mungkin banyak, tapi karena luas, agak susah nyarinya.  Gak lupa nyantap es krim yang ditaro diatas batok kelapa dan dikasi topping buah..wah segernya.

Belanja..belanja dan belanja..gak ada habisnya..tau-tau  udah jam 5 (lima) sore, kita sepakat untuk balik karena kita masih mau hunting beli baju bola di pratunam market, salah satu pasar tradisional terbesar di Bangkok juga. Dari hostel ke Pratunam market, bisa banyak cara, paling cepat adalah naek Saen Saep Canal, cuma 5 menit saja, naik kapalnya dari belakang hotel, tapi kalo mau pake BTS juga bisa, dari Ratchadewi, ke stasiun Chit Lom, turun lewat Central World Plaza dan jalan lurus menuju pratunam market.

Nampang Menuju Pratunam

Nampang Menuju Pratunam

Area ini kalo gue bilang kayak senayan, full dengan Mall-mall besar kayak Senayan City, Plaza Senayan, dan lain-lain. Deretan Mall nya Mulai dari Central World Plaza, Pantip Plaza, Big C Centre, dst. Tapi di sepanjang jalan juga banyak pedagang kaki lima berjualan segala macam barang. Dijamin laper mataaaa……….Oya sempet liat tempat pemujaan Erawan Shrine juga letaknya persis depan Hotel Grand Hyatt Erawan, tapi gak lama disana, karena penuh banyak orang yang sembahyang.

Erawan

Erawan

kita putar-putar di Pratunam Market sampe jam 10 malem. Hunting utama: baju bola…. Lucunya, ternyata baju bola yang dijual disana ternyata Made In Indonesia!!!!! Wow….harganya lebih murah dari jakarta  tapi dengan bahan yang lebih bagus. Hmm berarti kita jual barang-barang yang good quality ke luar negeri ya..dalam negeri gimana ???? Gue sempet beli kaos dan beberapa souvenir yang tadi pagi gak gue temui di Chatuchak, tinggal satu utang titipan gue..kaos jim Thomson…

There are three rules for writing a novel. Unfortunately, no one knows what they are. –W. Somerset Maugham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s