LADIES TRIP, MENGARUNGI SINGAPURA – PHNOM PENH DAN HO CHI MINH ALA BACKPACKER 8-12 MARET 2013 Ho Chi Minh City – Saigon – Vietnam

Ho Chi Minh City – Saigon – Vietnam

Satu jam berselang, sampailah kita di kota HCMC, buat gw, alit dan mba dida, masih ada memori perjalanan tahun lalu kesini. Jadi ada beberapa tempat yang masih kita ingat ketika dilewati. Dan akhirnya kitapun berhenti di perberhentian bis Mekong Express yang ternyata dekat banget sama Long Hostel…Cuma jalan 5 menit dan tralala sampailah kita disana, gw masih inget bener jalan menuju kesana….and yes the Long family menyambut kita dengan senang hati, mereka senang sekali kita balik ke hostel mereka lagi. Mrs Long memeluk kami dengan hangat..ooh like a mom’s hug to us. Mereka meminta kita segera duduk untuk beristirahat sambil menunggu kamar disiapkan.Tidak lupa mereka menyajikan es teh dan pisang untuk melepas kelelahan kita…segarnya…..Tidak lama kamarpun siap, 1 kamar isi berlima  dan satu kamar isi bertiga. Oya tau gak siy.. kalo Long Hostel itu mendapat lagi predikat hostel terbaik versi Tripadvisor tahun 2013, dan ini berarti mrk sudah meraihnya selama 3 tahun berturut-turut..hebat kan. Karena selain kamarnya murah, isi nya bersih, pelayanannya mereka juga juara….bener-bener feel like home surround with our family deh. .Kami pun beristirahat sebentar untuk melepas kelelahan.

Setelah itu, yes..shopping time….Kemana lagi kalau bukan ke Ben Than Market. Gue sendiri menyempatkan ke salah satu pasar lokal (maaf lupa namanya) yang khusus menjual baju dan pernak pernik tentara, maklumlah pesanan misua hehehe.Mrs. Long menunjukkan arah menuju pasar tersebut kepada kami, dan walaa…berderetkan toko-toko yang berjualan semua pernak pernik tentara disana. Setelah tawar menawar, akhirnya gue dapat, satu set baju tentara, rompi, beserta topinya sebesar USD 25. Dari situ, kita menuju Ben Than Market sambil mengagumi kemajuan kota HCMC  1 tahun terakhir ini. Taman kota sudah lebih luas, ada halte bis baru, gedung-gedung tinggi baru, wah banyak banget…yang paling kita kagumi tamannya selain diperluas, juga dilengkapi fasilitas berolahraga untuk para warganya, persis yang kita liat di Singapura. Wah keren banget deh, Pak Jokowi perlu adopt ne…hehehe.

Long Guest Hostel; Ben Than Market

Long Guest Hostel; Ben Than Market

Pokoknya sore itu, kita bertiga yang jadi guide buat temen-temen, beberapa tempat yang masih kita ingat selama di sana. Tidak lama berselang, malam pun tiba, kita pun makmal di sebuah warung pho di pinggir jalan. Mrs Long merekomendasikan warung ini, karena dia hanya jual pho dengan daging sapi dan ayam, so aman lah buat kita2 yang muslim. Setelah puas muter2 dan bernostalgia kita pun kembali ke hostel dan beristirahat, karena besok kita mau keliling HCMC dengan guide favorit gue….Saigon Hotpot!

Saigon Hotpot adalah organisasi nirlaba yang terdiri dari anak-anak mahasiswa HCMC yang memberikan free tour kepada turis. Yes..its a free…persis seperti Hanoi Kids, di Hanoi, tapi jujur gue suka sama anak Saigon hotpot better. Waktu tahun kemaren kita ke HCMC, kita juga di guide oleh sahabat dari  Saigon Hotpot, namanya Bee dan Nam, semenjak itu kita masih berteman dan chat satu sama lain via Facebook. Sayangnya, untuk perjalanan kali ini, Bee dan Nam gak bisa damping kita, karena Bee harus bekerja paruh waktu dan Nam sedang ujian. Tapi Bee meminta sahabat mereka Phung serta anak baru An..untuk mendampingi kita. Bee janji akan datang nyusul setelah selesai bekerja. Well Ken dan An seharian akan jadi cowo paling ganteng diantara ladies….

Ladies

Ladies

Tanggal 12 Maret 2013, Jam 9 pagi sebelum bekerja, Bee menemani An untuk menemui kita, maklumlah An anak baru di Saigon Hotpot, dia baru belajar jadi tour guide, Phung akan bertemu di perjalanan, and menurut Bee Phung adalah guide of the month, kita akan suka dia karena Phung sangat suka bicara dan sangat lucu. So we meet him finally di depan terminal bis dan berjalan bersama-sama. Yang gue suka dari sahabat saigon Hotpot ini adalah antusiasme mereka terhadap turis yang mereka hadapi, dan tentu saja semangat mereka menjelaskan tentang kota mereka. Menurut Phung atau yang punya nama keren Ken.hehehe, untuk menjadi anggota Saigon Hotpot, tidak hanya mereka bisa bahasa inggris, tapi juga mereka harus cinta kota mereka, and we all see their passion about their city..ihhh so envy deh. Andai anak-anak muda kita seperti mereka ya….yang punya passion tentang Indonesia, well paling nggak Jakarta. I said to Syifa, ini jadi PR buat generasi angkatannya.

City tour dimulai dari yang paling jauh, Reunification Museum, karena gw uda pernah kesini, guw masih ingat beberapa detail yang diterangkan oleh Ken/An. Museum ini ada beberapa tingkat, di basement, ada tempat persembunyian presiden ketika sedang perang, lalu ada beberapa ruangan utama, mulai dari conference room, ruang makan, ruang tamu, ruang tidur presiden dan seterusnya. An menjelaskan secara perlahan dan Phung membantunya jika ada hal yang terlupakan. An keliatan masih malu2, sedangkan phung..hmmm malu2in hahaha. He’s crazy and funny it is. Kita suka banget dengan gaya gilanya si Phung ini, pantes deh kalo dia jadi guide favorit…he’s so fun….selesai dari reunification palace, kita menuju gereja katedral dan dilanjutkan ke gedung theatre. Cepat sekali waktu berlalu, kita memutuskan untuk makan siang setelah sholat di Mesjid Saigon.Kita makan di Halal Saigon yang menjual makanan melayu, jujur harganya muahal banget……tp rasanya emang enak si, worth it lah, lagian sekalian ngabisin uang VND kita, karena sore kita sudah harus balik.

City Tour With Saigon Hotpot

City Tour With Saigon Hotpot

Dari halal Saigon, kita mutusin balik ke ben than, di samping ben than kebetulan ada toko tas yang direkomended sama phung, disana harga-harga tas ransel nya lebih murah dari yang lain, gue sendiri beli tas ransel north face kecil seharga Rp 60.000, lumayan buat jalan-jalan. Dari situ, kita duduk-duduk ngobrol di taman sambil nunggu Bee di terminal bis. Kebetulan dia sudah selesai kerja sore itu.Jujur kita sudah keabisan energy buat jalan2 lebih banyak.So, gak lama Bee datang, dan kita mutusin ending our time di Hostel, sambil nunggu taxi bandara datang. Setelah sharing2 kesan pesan dan melunasi pembayaran, jam 6 sore, taxi datang, dan dengan berat hati kita harus say goodbye dengan sodara2 baru kita dari HCMC, keep in touch guys…1 jam perjalanan ke bandara, jam 7 malam kita boarding dan kembali ke Jakarta. Wow what a great travel in the 5 days…hope we can back again ladies…..

sodara baru kita dari HCMC

sodara baru kita dari HCMC

6 thoughts on “LADIES TRIP, MENGARUNGI SINGAPURA – PHNOM PENH DAN HO CHI MINH ALA BACKPACKER 8-12 MARET 2013 Ho Chi Minh City – Saigon – Vietnam

    • boleh koq mba mirna, sorry telat bales habis liburan lebaran boleh aja koq, tanggal 4-6 oktober 2013 ini kami mau kepenang. kalo mau turut serta just mention twitter kami @dolanyukz nanti di follback

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s