PERJUSAMI (PERJALANAN JUMAT SABTU MINGGU) KE HONGKONG – 17, 18 & 19 Mei 2013

17 Mei 2013

Hari ini travelmate kembali jalan-jalan hemat ala backpacker, kemana? Hongkong, the shopping paradise…lagi-lagi tiket ke hongkong sebenarnya kita uda beli dari tahun lalu, thanks again to AirAsia atas promonya kita dapat tiket pp JKT-HK via KL total 2 Juta Rupiah PP. Hiks lovely isn’t….Dari Jakarta kita sudah ready di Terminal 3, Terminalnya Airasia, jam 5.30, satu jam sebelum flight karena kita kebetulan uda web check in, jadi tinggal naik ke imigrasi dan bayar airport tax di ruang boarding. Pesawat berangkat tepat jam 6.30 dan sampai LCCT KL jam 10 pagi dan terbang ke Hongkong jam 2 siang, sampai hongkong jam 6 sore. Oya lupa pesertanya total ada 10 orang, yang berangkat naik airasia ada 6 (gw (dinna), mercy, anto, andi, nuga dan babe aliyas). Babe Aliyas ini babenya nuga, biar uda kepala 5 tapi semangatnya luar biasa. Mba dida, seperti biasa, naik garuda (how lucky she is) dan 3 lagi teman kita dari batam, mereka naik Tiger Airways dari Singapura. Kita janjian ketemu di Bandara International Hongkong karena kebetulan waktu sampainya berdekatan.

Bandara International Hongkong

Bandara International Hongkong

Untuk kita yang naik AirAsia, untuk mencapai Hongkong International Airport, kita harus transit dulu di LLCT Kuala Lumpur, jujur males banget transit di sini, Airportnya kayak terminal bis, crowded banget, untung Karena kita langsung transfer ke penerbangan Hongkong, kita tidak harus ketemu imigrasinya Malaysia, jadi langsung ngasi boarding pas KL-HK ke petugas check in counter international transfer, trus masuk ruang boarding deh..hehehe. Karena lapar, kita makan dulu tomyam kesukaan kita di airport sini…nyam..nyam lumayan buat ganjel perut.

Lumayan lama nunggu di sini 4 jam, jam 1.30 siang baru kita dapat panggilan naik pesawat, jam 2 pesawat take off ke Hongkong. Perjalanan dari KL ke HK memakan waktu 4 jam pula, duh duh lama teing pisan. Sampe bosen bolak balik majalah, dengerin mp4, tidur, hmm ngapain lagi ya, untunglah akhirnya jam 6 sore sampai juga di Bandara International Hongkong. Begitu keluar dari pesawat, kita harus naik bis dulu menuju ke terminal 1, setelah itu nyambung naik kereta ke terminal 2, barulah setelah itu melewati imigrasi. Menurut pendapat gw, imigrasi disini ga seketat di Singapura atau Seoul, petugasnya ramah dan santai…..

Bandara International Hongkong

Bandara International Hongkong

Karena di Hongkong International Airport ada free WIFI, kita dengan mudah saling berhubungan dengan yang lain. Tidak lama berselang kita ketemu dengan tim Batam dan kemudian Mbak Dida yang ternyata sudah sampai lebih dulu 1 jam dari kita.Dari situ kita segera keluar dari Bandara dan menuju ke Airport Bus yang mengarah ke kota. Tujuan kita adalah Chungking Mansion di Nathan Road, karena kita sudah book Hostel di Australian Guesthouse di Blok D Chungking Mansion. Airport Bus yang menuju Chungking Mansion adalah Bis No. A21, sesuai saran dari pihak Hostel, kita turun di stop no 14. Middle Road. Kebetulan berentinya pas banget depan Chungkin Mansion. Perjalanan memakan waktu sekitar 45-90 menit, tergantung traffic –nya. Kebetulan malam sudah mulai menjelang dan suasana hujan rintik-rintik. Jadi bisnya jalannya agak santai. Gak lama kemudian, sampe deh di chungking mansion…

Dalam Bus

Dalam Bus

Chungking mansion adalah tempat para backpacker banyak menginap karena harganya yang cukup murah di banding tempat2 lain di hongkong. Terdiri dari beberapa blok gedung yang masing-masing gedung terdapat banyak guesthouse. Kita sendiri menginap di Blok D, yang menurut info lebih sepi dibanding blok-blok lain yang crowded. Sebelum naik ke lantai 16 tempat Australian Guesthouse, kita makan dulu di restoran India di lantai dasar Chungking mansion, karena lapar, kita makan2 aja sepuasnya, eh begitu dikasi bon..alamak mahalnya……per orangnya kita harus sharing sekitar 80rb. Eitdah….kalau uda gitu, harus back to basic neh, siap2 cari makan di sevel (seven eleven), trus panasin di hostel..hehehe kalo gak bisa tekor….

Chungking Mansions

Chungking Mansions

Kalau kalian berpikir Australian Guesthouse (AGH) yang punya orang Australia, well kalian salah besar!!! ternyata, di Blok2 ini, termasuk di Blok D, beberapa guesthouse dibawah satu manajemen, termasuk AGH, yang punya adalah sekelompok orang India yang memang lo akan banyak temui di Chungking Mansion ini. Ketika kita sampai disana dan memberikan print2an booking kita, kita langsung dibawa ke beberapa lantai, sebagian di lantai 8 dan sebagian di lantai 14, itu adalah Narli Guesthouse, European Guesthouse dan Tokyo Guesthouse, sepertinya mereka memang menamainya dengan nama-nama kota. Untuk masuk ke setiap blok si memang ada kunci tersendiri, dalam blok itu baru ada beberapa kamar, cukup save lah, kekurangannya untuk naik ke atas, kita harus pake lift yang ukurannya hanya cukup buat 6 orang, pdhal yang keluar masuk itu bisa puluhan, banyangin kan antriannya. Jangan coba2 naik turun lewat tangga, it’s a horror scene…serem banget, berasa ada penampakan deh hiiiii. Kamarnya sendiri standarlah, walaupun kecil, alias kemana-mana mentok, tapi cukup nyaman, dengan tv, hairdryer, kulkas mini, kamar mandi dalam beserta handuk, sikat gigi dan sabun. Niatnya kan kita mau jalan-jalan bukan mau ngamar, jadi gpp. Cukup buat kita para backpacker. Di luar ruangan kita ada sofa dengan microwave dan pemanas air, jadi kalo beli makan tinggal panasin di sini. Sip lah.

Kamar Hostel

Kamar Hostel

Selesai berberes di kamar, kita segera keluar dari Chungking Mansion, hmm mau kemana ya,ya kita jalan aja, gak lama kita melewati Mesjid Kowlon yang cukup besar. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Sebenarnya di Hongkong jam segitu jalanan masih ramai, toko-toko juga masih banyak yang buka, Mall juga masih ada yang buka, salah satunya yang dekat chungking mansion adalah Miramar Shopping Centre, disitu ada patung boneka lucu buat kita foto-foto, boneka raksasanya ada di basement, bisa kita foto dari lantai 1. Cool banget deh.

Miramar Shopping Centre

Miramar Shopping Centre

Kitapun kemudian bertanya kepada penjaga toko, kalau pasar malam yang dekat sini mana yang masih buka? And beliau pun dengan baik hati memberikan peta kota hongkong kepada kami sembari menunjukkan pasar malam terdekat, yaitu di Temple Street, yang terkenal dengan Temple Street Night Market, hanya 4 blok dari Miramar, nyebrang kearah kiri dan berjalan 2 blok lagi. Sesuai petunjuk beliau, kita pun segera berjalan meluncur kesana, and the shopping begin. Seperti biasa, hunting gantungan kunci seharga 45 HKD isi 6, tempelan kulkas seharga 10 HKD, yang keren dan jadi borongan kita2 adalah…..USB Flash Disk 8 GB berbentuk Kartun yang harganya..berapa???? 100 HKD isi 7 biji!!!, Wow, kalo dirupiah flash disk ini Cuma berharga 18rb perbuah, 8 GB booo, mana ada di Jakarta harga segitu, bisa jualan neh wkwkwkw. Kaosnya harga 100 HKD dapat 3 Kaos, dompet-dompet  ukuran besar sekitar 50 HKD, karena ini pasar malam jadi lo harus berani nawar ya, karena harganya yang lo dapat bisa setengah harga yang ditawarkan awal.

night

night

Setelah puas belanja, kita segera balik ke Hostel Karena waktu sudah menunjukkan jam 12 malam, sambil berjalan pulang, kita tak lupa mampir ke sevel untuk beli sarapan pagi, agak susah juga beli makanan yang halal karena kita belum kenal tempatnya, jadi di sevel kita pastikan saja makanannya tidak ada tulisan pork baik di depan maupun di komposisi makanan. Bismillah….sampai AGH, langsung masuk kamar masing masing dan tepaaar….

Nasi Daging

Nasi Daging

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

18 Mei 2013

Jam 7 pagi kita udah bangun dan manasin nasi daging yang kita beli di sevel, untungnya anto bawa orek tempe jadi sedikit membantu lah, kalau rasa2 daging nya kurang gimana gitu di lidah. Sarapan selesai, mandi, jam 8 kita mulai jalan lagi. Targetnya sekarang adalah subway…alias MRT, atau kereta bawah tanah. Kebetulan sebelum berangkat ke Hongkong, gue uda pesen via online Tiket One Day Pass untuk Tourist yang bisa lo pake seharian full unlimited naik turun subway di hongkong. Harganya aslinya HKD 55, tapi karena book online ada diskon menjadi HKD 52/orang. Tapi lo harus ambil tiketnya di Hongkong Station. Chungking Mansion ini letaknya strategis, hanya 2-3 menit jalan ke Tsim Tsa Tsui Station, dari situ kita ambil perjalanan single journey dulu ke Central Station yang link ke Hongkong Station, anggota travelmate gw suru dulu tunggu di Central Station, sementara gue dan eci jalan ke Customer Service Airport Express di Hongkong Station, lumayan 10 menitan gitu deh, gede banget subway nya neh, bookingan kitapun kita tuker dengan tiket Tourist Day Pass yang bergambar mickey mouse, kita sebar ke teman2 and kita mulai petualangan dari satu subway ke subway lain bebas dengan kartu ini…..

Subway

Subway

Target utama kita pagi itu adalah Ngongping 360, yaitu Cable Car untuk menuju ke Ngongping Village tempat Tian Tan Big Buddha berada. Dari Central Station, kita langsung menuju Tungcung Station, paling ujung….begitu sampai Tungcung Station, kita lanjut ke terminal Ngongping 360 yang gak jauh dari situ, and…what?? Antriannya sudah mengular dari atas kebawah untuk beli tiketnya aja!!! Gimana neh…tenang. Untungnya, tiket Ngongping 360 uda gue beli online melalui http://www.np360.com.hk/en/, ketika semua orang antri panjang untuk beli tiket, grup kita begitu menunjukkan printed tiket online kita, oleh petugasnya langsung diajak naik keatas melewati antrian panjang pengunjung lain, wah berasa VIP banget hehehe. Langsung dianter ke depan cable carnya….wesss mantap…Thanks to the online world….

Satu cable car muat untuk 14 orang, so kita ada 10 orang bisa masuk dalam 1 cable car, and eng ing eng dimulailah petualangan menuju Ngongping Villate di Pulau Lantau lewat cable car selama 25 menit….uda mulai ada yang pucat neh…hehehe. Tapi pemandangan yang lo dapet bener2 unbelievable deh, nggak rugi bela2in kesini, kita bisa liat Hongkong Airport dari atas, trus melewati beberapa pegunungan kecil yang ada di hongkong, dan tentu saja melihat Patung Big Buddha dari ketinggian beberapa ribu kaki.. (maaf ga ngitung..hehehe). Keren banget pokoknya…sudah 25 menit dan sampailah kita di Ngongping village, dan menikmati keindahan patung Big Buddha dan beberapa atraksi lainnya disini. Suasana agak berkabut, sehingga foto2 Big Buddhanya kurang clear. Setelah berputar2 selama 1 jam, kita kembali naik cable car, karena memang kita bayar untuk roundtrip.

Cable Car

Cable Car

Sekali lagi melewati pegunungan and you know what…cable car nya sempet berenti hadeh….bayangin gak si kita di gantung di ketinggian, mana searah dengan angin, jadinya puanasnya poll, dag dig dug gak lama cable car nya jalan juga…Alhamdulillah, muka2 pucat bercampur lapar langsung berseri-seri..hehehe. Sampai di tungcung station, kita masuk ke Citygate mall dan cari makan…bingung gak ada yang halal disini plus mahal2, akhirnya kita mutusin makan di McD, yep paket ayam wings+kentang+minum, nendang..banget….

Ngong Ping Full Team

Ngong Ping Full Team

Setelah makan, kita melanjutkan naik subway lagi, kemana? Tadinya mau ke Disneyland, yang kebetulan hanya satu station dari Tungcung yaitu Sunny bay setelah itu pindah line ke Disneyland station, tapi uda jam 2.30 siang, kita mau ngejar ke The Peak, kalau di kita kayak Puncaknya hongkong gitu de, dari tungcung kita balik ke central stasiun, dan kemudian mengikuti arah ke Peak Tram, tempat naik semacam kereta keatas The Peak, gue gak bisa beli online tiket the Peak, karena di webnya gak tersedia book online, sebelum kesana kita melewati Charter Garden, dan bertemu dengan beberapa TKI yang sedang mengobrol, berjualan dll. Just smile at them dan melanjutkan perjalanan ke The Peak Tram, and sampe sana huhuhuhu, antriannyaaa………..tertulis pengumuman you may wait about 2 hours to line for a ticket..waaaa, tiketnya aja antri, trus belum ke tramnya…anggota travelmate lain uda geleng2 menyerah, yah gue gak bisa maksa, so kita mutusin balik arah ke central station dan meluncur ke mongkok station, ngapain? Yep shopping again at Ladies Market.

Mongkok ini gue bilang paling crowded dibanding yang lain, penuh banget orang di jalanan, atau karena weekend kali ya, jadinya semua tumpah ruah disini, jujur gue sendiri gak ada lagi yang mau dibeli, kemaren oleh2 uda kebeli di Temple Street, so gue window shopping aja nemenin yang lain yang masih punya budget belanja-belanja. Barang2nya gak jauh dari Temple Street, tapi mungkin disini banyak tas, jam dan fashion yang lagi happening saat ini, ya semuanya serba KW lah, tapi buat seru2an bole lah….banyak yang borong tas, gue Cuma pegang botol air mineral cukup wkwkwkw.

Suasana Kota

Suasana Kota

Gak terasa uda jam 7 malam, gw ngingetin travel mate kita harus ngejar ke avenue of star untuk liat Symphony of Lights pas jam 8 malem, katanya sih pertunjukan lampunya disini keren banget. So kita buru-buru naik kereta lagi ke Tsim Tsa Tsui dan exit yang kearah Avenue of Star, tempat penghargaan artis terkenal Hongkong/China, sampai sini orang sudah banyak banget duduk ditepian pelabuhan, suasana gedung disebrang kita keren2, karena memang Hongkong dikenal dengan tempat yang bercahaya, karena semua gedungnya bercahaya ketika malam hari. Salah satu gedung yang paling keren adalah SKY 100, gedung tertinggi di kota hongkong, warna warni yang disajikan oleh gedung ini dan gedung2 lain disekitarnya memanjakan mata. Diselingi beberapa ferry yang lewat di sekitar pelabuhan. Jam 8 tepat pertunjukan lampu pun dimulai selama 15 menit. Jujur gw agak kecewa sama pertunjukan ini yang kalo gw liat di internet fotonya keren banget, tapi selama 15 menit, gue Cuma liat 4 lampu tembak yang itu juga gak keluar setiap saat…hadeh…tapi ya sudah dinikmati saja deh, hiburan gratis tiap malam…Avenue of star dekat dengan beberapa museum salah satunya Discovery Museum, sayang uda tutup, jadi kita duduk2 aja di depannya.

Symphony of Lights

Symphony of Lights

Sudah malam, beberapa teman masih mau belanja ke Temple Street market, sebenarnya masih pengen balik ke The Peak, karena The Peak tutup jam 12 malam, tapi kaki uda ga bisa diajak kompromi, setelah belanja sebentar di Temple Street, kita siap2 beli makan di Sevel dan menikmati makan malam di AGH and tidur….besok sudah harus ke bandara untuk kembali ke Jakarta via KL…hmm bener2 kayak PERSAMI-nya pramuka kita ya…gak berasa banget, kayak mimpi aja jalan-jalan ke Hongkong…..

19 May 2013

Jam 7 seperti biasa kita sarapan, setelah itu mengembalikan kunci ke pihak manajemen AGH yang jam 8 ternyata masih tidur..halah..halah…Jam 8.30 kita ready di sebrang Chungking Mansion untuk naik Bis A21 lagi, yang datangnya sekitar 15 menit sekali, and gak lama bisnya pun datang, 20 menit perjalanan, hadeh AC nya mati bo..jadi bayangin panasnya kayak apa..and gak lama bis berenti and sopirnya dengan bahasa yang kita gak ngerti minta kita keluar bis, ternyata dioper..hahaha kayak kita aja kalo naik mikrolet/kopaja dioper…tapi lumayan bis pengganti ternyata ber-AC…20 menit kemudian kita sampai di Bandara Internasional Hongkong. Ke Counter Check in di terminal 2, window shopping sambil menunggu boarding dan tepat jam 12 siang kita berangkat kembali transit ke KL dan kemudian sampaik di Jakarta jam 8 malam. Hmm rasanya masih kurang puas kali ini perjalanan ke Hongkong, next time Insya Allah kita kesana lagi sambil nyebrang ferry ke Macau..amin……bye guys see you in our next story…

5 thoughts on “PERJUSAMI (PERJALANAN JUMAT SABTU MINGGU) KE HONGKONG – 17, 18 & 19 Mei 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s