Jalan-jalan murah ke Jepang – persiapan

Hi travelmate.id….

Tahun 2014 sudah memasuki bulan keempat, apa artinya? Sebentar lagi Travelmate.id akan melakukan jalan-jalan murah impian yang kedua setelah ke Seoul (Korea Selatan) tahun lalu….so kemana kita???? Yessssss Jepang ……

Thanks again for AirAsiaId  untuk promonya yang luar biasa di Juni 2013. Airasia ngeluarin promo gede-gedean ke Jepang. Salah satunya Jakarta-Osaka just Rp. 1.374.000. What? Haduh ngiler banget…tapi mau kesana tanggal berapa? Mau kesana musim dingin lagi atau musim semi? Setelah browsing2 kalender 2014 di mbah Google, kita akhirnya tahu kalau tgl 18 April 2014 itu hari Jumat dan tanggal merah pulak…and guess what April itu di Jepang musim semi….wuih pasti bunga-bunga sedang bermekaran…arrgggh bener2 godaan yang luar biasa…

So, akhirnya kita sepakat beli tiket one way Jakarta Osaka di bulan itu, untuk perjalanan di hari kamis, 17 April 2014, dengan pesawat malam dari Jakarta dan sampai Osaka tanggal 18 April pagi. Trus pulangnya gimana? Gue jadi inget sama buku-nya Mbak @ClaudiaKaunang  yang 2.5 juta ke Jepang. Kalau di bukunya si mbae bikin rute Tokyo-Kyoto-Osaka, so akhirnya kita putuskan ngikutin rute itu, tapi dibalik…Osaka-Kyoto-Tokyo. Hmmm asik kan….Tiket AirAsia Tokyo-Jakarta tanggal 21 April menjelang tengah malam dan sampai Jakarta pagi tgl 22 sekitar jam 10.30 pagi harga tiketnya sekitar 23100 Yen, atau dengan kurs saat itu sekitar 120 perak, maka harganya jadi Rp. 2.772.000. So Total Rp. 4.146.000. Yippie….we’re going to JAPAN…..

Oke, tiket beres, langkah selanjutnya booking penginapan. Ini harus bener-bener diperhatikan. Why, karena kalau kita kesana pas high season, kalo gak jauh-jauh hari book, bisa-bisa kita gak dapet penginapan yang murah. Ini yang gw sesalin pada saat penyiapan. Karena kelupaan, gw baru book penginapan awal januari, dan what happened? Hostel/guesthouse yang murah meriah baik di Osaka, Kyoto dan Tokyo sudah penuh semua. Apalagi kita pesertanya total ada 11 orang, jadi gak mungkin kan nginapnya mecah-mecah???. Nyesel banget deh. Dari Hostelworld, hostelbookers uda gw cek satu-satu, hasilnya nihil. So akhinya gue buka booking.com. Well, akhirnya dapat penginapan di Hotel yang harga per orangnya 400rb-an per malam. Huhuhu, ya sudah akhirnya kita sepakat menginap di Ark Osaka Hotel (1 malam) dan Agora Place Asakusa Tokyo (1 malam). Di Kyoto kita gak bermalam karena pas malamnya kita rencanakan naik bus ke Tokyo (jadi tidur di bis aja maksutnya)..lumayan ngirit penginapan kan??? hehehe

Selanjutnya apa yang harus jadi perhatian utama setelah penginapan? Right…Visa guys. Banyak versi pembuatan visa yang diposting di internet. Salah satunya dari salah satu teman yang pakai jasa travel agen untuk ngurus visa. Dari semua ceritanya adalah, yang paling bikin jiper adalah harus nyiapin rekening tabungan 3 bulan terakhir sebesar 50 juta rupiah..What?? Hadeuh gak banget deh, untungnya dari beberapa blog-blog traveler yang gw browsing-browing dari mbah google. Saran dari mereka ya memang mending ngurus sendiri, karena dari kedubes jepang ternyata tidak ada syarat minimal rekening saldo yang harus disiapkan kalau kita ingin ke sana dalam rangka tujuan wisata. Untuk pastinya, akhirnya gw pilih cek langsung di web kedutaan besar jepang untuk pengurusan visa. Info lengkapnya ada di link ini: http://www.id.emb-japan.go.jp/visa.html. Di halaman tersebut, sudah ada link pililihan jenis-jenis visa yang ingin kita ambil. Hal-hal lain yang harus jadi perhatian adalah:

  1. Permohonan visa hanya akan diproses di konsulat yang sesuai dengan wilayah yurisdiksi masing-masing, yaitu: a) Konsuler Jakarta untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung; b) Konsuler Makasar untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua (Irian Jaya), Papua Barat; c) Konsuler Surabaya untuk wilayah Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan; d) Konsuler Denpasar untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur; e) Konsuler Medan untuk wilayah Aceh Nangroe Darusalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Kepulauan Riau. Keterangan lengkap dengan alamat masing-masing konsuler dapat dilihat di link http://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html
  2. Pengurusan Visa dilakukan pada hari kerja yaitu Senin-Jumat. Jam kerja pengurusan visa terbagi 2 yaitu untuk pengajuan visa dari pukul 08.30 – 12.00, sedangkan pengambilan visa dari pukul 13.30 – 15.00
  3. Pembayaran visa sebesar Rp. 350.000,-

Oke, karena kita mau kunjungan wisata dengan biaya sendiri, kita cek dokumen yang harus kita siapkan di Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Wisata dengan Biaya Sendiri. Persyaratannya apa saja? Di link http://www.id.emb-japan.go.jp/visa_7.html sudah dijelaskan secara gamblang, yang intinya dokumen-dokumen yang harus disiapkan yaitu:

  1. Paspor asli;
  2. Formulir permohonan visa, bisa di download disini, http://www.id.emb-japan.go.jp/application2.pdf  dengan paspoto ukuran 4.5 x 4.5 cm tanpa latar/background putih;
  3. Fotokopi KTP;
  4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiwa);
  5. Fotokopi pemesanan tiket pp (tiket masuk dan keluar jepang);
  6. Jadwal perjalanan dari awal masuk sampai keluar jepang. Sudah disediakan formatnya oleh kedubes yang bisa langsung didownload dalam bentuk file microsoft word;
  7. Jika pemohon lebih dari satu dan keluarga, melampirkan fotokopi hubungan keluarga seperti: kartu keluarga, akte kelahiran, akte nikah, dll.;
  8. Fotokopi rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir. Jika pemohon lebih dari satu, maka yang melampirkan hanya yang bertanggung jawab atas biaya di jepang nanti. Misalnya lo berangkat ma bokap lo, ya pake rekening koran ato bukti tabungan bokap lo aja.

Dokumen ini harus diurut 1-8 dan diserahkan ke petugas loket pada saat pengurusan visa.

Udah gitu aja. Gak sulit kan? Dan itu kita buktikan pada saat kita mengurus visa sendiri pada hari Senin, tanggal 17 Maret 2014, tepat sebulan sebelum keberangkatan kita. Pagi jam 8 kita janjian ketemu di Kedubes Jepang, di Jalan MH Thamrin No. 24. Kebetulan dari Jakarta kita ada 8 orang yang akan berangkat bersama. Sisanya rekan kita 3 orang dari Batam, harus mengurus visa di Konsuler Medan. Letak Kedubes Jepang tepat diapit oleh Gedung The Plaza dan EX. Sebrangnya persis gedung BII dan Bukopin. Kalau bawa kendaraan entah itu motor atau mobil baiknya di parkir di kedua gedung tersebut (The Plaza atau EX), dan berjalan menuju kedubes Jepang.

Pagi itu baru setengah 8, tapi orang-orang yang datang untuk ngurus visa udah banyak, baik itu perseorangan maupun agen travel. So siap2 antri ya masuk ke dalam untuk ngurus visa. Nanti biasanya diatur sama satpamnya, begitu masuk tuker id kita dulu dengan no tamu di loket satpam di dalem. Setelah itu masuk, lewatin screening (seperti di bandara), dan baru deh masuk ke ruangan pengurusan visa. Jangan lupa ambil no antrian ya di dalam. Nanti ada 5 loket, 3 loket untuk pengurusan visa, 2 loket untuk pengurusan paspor khusus orang2 Jepang. Nah kita perhatikan saja loket yang pengurusan visa, nanti no antrian kita muncul di paling atas loket. Kalau sudah muncul, tinggal ngasih dokumen yang sudah kita urut itu, nanti akan dicek petugas loket, jika tidak ada yang kurang, kita dikasi kertas kecil untuk pengambilan visa pada hari Kamis siang (pengurusan visa minimal 4 hari kerja). Kalau ada yang kurang-kurang kata petugas loket pasti ditelp.

Sesuai jadwal, kita dateng lagi Kamis siang pas jam 13.30, alamak, antri lagi deh. Eh tapi kalau ngambil visa, ternyata bisa diwakilin, alhasil hari itu aku ngewakilin teman2 ngambil visa untuk ber-8. Kita serahkan saja kertas kecil tanda terima itu, dan waaaalaaaa…paspor yang sudah ditempel visa langsung diserahkan kepada kita…..asik..asik..asik… Eh jangan lupa bayar ya, harganya Rp. 350.000 per orang, nanti dikasih tanda terima pembayaran di loket and DONE!

Catetan:

1)    untuk saldo minimal di rekening bank, coba aja hitung2 sendiri kira2 kebutuhannya, kalau kita waktu itu kita hitung2 selama 5 hari disana, kita butuh sekitar 5jtan. Jadi rekening kita ya disesuaikan saja dengan kebutuhan itu. Gak perlu 50 juta seperti kalau kita ngurus di agen travel.

2)    Kalaupun ada dokumen tambahan yang mau dilampirkan, bisa melampirkan surat keterangan kerja. Di luar itu biasanya malah sama petugasnya dokumen-dokumen yang gak diperlukan dikembalikan lagi ke kita. So, don’t worry, visa japan itu tidak sulit ngurusnya.

3) Untuk Jadwal perjalanan dari awal masuk sampai keluar jepang, memang lo harus riset dulu kira-kira mau ke mana aja. Semakin detail, semakin baik. Triknya, untuk tahu rute-rute perjalanan terutama naik kereta di Jepang, lo bisa pake website http://www.hyperdia.com/. Sedangkan untuk berbagai lokasi yang mau lo kunjungin, bisa buka http://www.japan-guide.com/ sebagai salah satu alternatif. Di bawah ini adalah jadwal perjalanan kami, tidak harus dalam bahasa inggris, bisa juga lo tulis dalam bahasa indonesia.

ImageImageImage

 

Now, We are ready to travel to JAPAN……………………………..!

2 thoughts on “Jalan-jalan murah ke Jepang – persiapan

  1. hi sis.. dari semua peserta yang apply, visa nya di approve semua? karena saya masih ragu takut visa ditolak, secara air asia kan ga bs refund..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s