Jalan – Jalan Murah ke Jepang Day – 3: Kyoto

19 April 2014,

Jam 6 pagi gw nyempetin bangun pagi dan ke minimarket LAWSON buat beli nasi. Satu paket nasi harganya sekitar 112 yen. Minta dihangatkan oleh kasirnya dan kemudian balik ke hotel. Jam setengah 7 pagi, beberapa teman sudah berdatangan ke kamar untuk sarapan pagi. Lauk-pauk yang kita bawa memang cukup banyak, sehingga urusan makan gak jadi masalah selama di Jepang. Gw sampaikan ke mereka kalau jam delapan pagi kita harus sudah check out dan naik kereta menuju ke Kyoto. Memang kalau jalan bareng dengan grup yang cukup besar, kita harus banyak-banyak sepakat dan sebisa mungkin disiplin dengan rencana perjalanan, sehingga obyek-obyek wisata yang mau kita kejar di sini dapat terpenuhi. Ok, jam 8 semua udah kumpul di lobi dan mengembalikan semua kunci ke resepsionis.

Untuk menuju Kyoto, kita sepakat naik Japan Railway (JR). Sebenarnya bisa naik Shinkansen, bullet train yang super duper cepat, tetapi setelah ditimbang-timbang, antara harga dan waktu, rasa-rasanya sayang, Jika naik JR kita menempuh perjalanan sekitar 30 menit dengan membayar sekitar 560 yen atau sekitar 65 ribu, naik shinkansen 15 menit tapi dengan biaya 250ribu…hehehe mending duitnya disaving buat beli oleh2….So kita sepakat naik JR dari Osaka Station. Rutenya dari tempat kita menginap, naik kereta dari Nagahoribashi Station ke Shinsaibashi Station, lalu pindah line ke Midosuji Line (warna merah) menuju Umeda. Dari Umeda kita berjalan ke Stasiun JR Osaka dan membeli tiket kereta ke Kyoto. Waktu sampai JR Osaka Station, awalnya bingung juga gimana beli tiketnya, kita putusin tanya ke Information Centre, dan dengan detail mereka membantu kita untuk membeli tiket kereta ke Kyoto melalui Vending Machine. Kereta menuju Kyoto berangkat tepat jam 9. Untung kita datang tepat waktu, sehingga jam 8.50 kita sudah ikut antri di depan kereta. Hebat sekali orang Jepang, antriannya rapiii banget, coba deh kalau kereta kita, yang masuk dan keluar pasti uda berebutan dan teeng jam 9 tepat sampe ke detik-detiknya kereta berangkat…mantap…!!!

ImageImage

Ketika kita masuk, kereta sudah lumayan penuh oleh penumpang, jadi kita pun harus rela berdiri selama perjalanan ke Kyoto. No problem lah, ada harga ada rupa, dengan tiket murah, jangan ngarep dapat tempat duduk. Tapi, jangan kuatir, keretanya nyaman kok, jadi dibawa asik aja…beberapa teman malah asik foto2 pake tongsis (tongkat narsis) hahaha. Rasa-rasanya kok gak ada setengah jam, tau-taunya info di kereta memberi tahu kalau the next station is KYOTO….and finally at 9.30 am, kita sampai di Stasiun Kyoto.

Berdasarkan info dari Wikipedia, Stasiun Kyoto adalah stasiun kereta api utama dan hub transportasi dari Kota Kyoto ke kota-kota lainnya di Jepang, baik dengan kereta maupun bis. Berdasarkan besar bangunannya, stasiun ini merupakan stasiun kereta api terbesar kedua di Jepang setelah Stasiun Nagoya dan merupakan salah satu gedung terbesar di Jepang. Bangunan setinggi 15 lantai ini mencakup pusat perbelanjaan, hotel, bioskop, dan beberapa kantor pemerintah lokal. Kesimpulannya keren banget deh Stasiun Kyoto… 20140419_10140320140419_101206

Kyoto dulunya adalah ibukota    Jepang, sebelum Tokyo. Kota ini  disebut Kota Seribu Kuil karena  banyak sekali situs sejarah  Jepang berada di Kota ini.  Jadi  jangan heran kebanyakan turis di  Kyoto adalah untuk Wisata Kuil. Udara di Kyoto sendiri  lebih dingin dari Osaka, saat kita datang, udara dingin sudah menyergap. Sekitar 17 derajat Celcius. Karena kita tidak book hotel di Kyoto, Backpack dan Koper kita simpan di Baggage Storage, sebenarnya mau taro di loker, tapi hari itu suasana di Kyoto sangat ramai, maklumlah karena hari Sabtu, dan ternyata loker-loker di Stasiun sudah hampir penuh dan tidak bisa memuat semua barang bawaan kita, akhirnya kita putuskan menyimpannya di Baggage Storage. 20140419_104040 20140419_103908

 

 

 

Setelah asik berfoto2 di depan stasiun, kita menuju bus information center untuk membeli Citybus All Day Pass, dengan Pass ini, kita bisa berkeliling Kyoto 1 hari full dengan menggunakan bis dalam kota Kyoto.

20140423_07175220140419_10512620140419_105146

 

 

 

 

 

Rute pertama kita adalah Sanjusangedo Temple. Sesuai peta yang diberikan Information Centre, kita seharusnya turun di terminal Sanjusangendo-mae. Tapi karena masih gaptek gimana cara memberhentikan bis, kita cuma teriak-teriak aja ke sopir bis-nya yang kagak ngerti bahasa inggris, hehehe dan dia jalan aja terus. Padahal, seperti halnya di Singapura, kita tinggal mencet bel dekat tempat duduk masing-masing jika mau menghentikan bis. Akhirnya kita harus merelakan melewati temple ini. Rute sasaran ke dua adalah Kiyomizudera Temple, Temple ini adalah salah satu Temple utama dan terbesar di kota Kyoto, karena letaknya di atas bukt, dari Temple ini kita bisa melihat Kota Kyoto dari atas. wah..uda nggak sabar…kita pun turun di Kiyomizu-michi Terminal dan berjalan menuju Temple yang rutenya semakin lama semakin menanjak.

Di kanan kiri jalan menuju Temple ini, banyak sekali toko-toko souvenir yang berjejer sepanjang jalan. Awalnya sih masih bisa tahan godaan belanja, tapi lama-lama makin keatas godaannya makin gak tertahankan, dan akhirnya kita semua menyebar di toko-toko souvenir tersebut. Akibatnya???? Ketika gw uda sampe atas duluan, yang lain masih entah ada dimana, beberapa teman terlihat, tapi yang lain menyebar..diseluruh penjuru toko…

20140419_115923 20140419_115709

Akhirnya kita tunggu teman-teman yang lain di depan pintu gerbang temple (deva gate), sambil tentu saja berfoto2 ria..hihihi #tetepya, gak lama akhirnya satu per satu datang, dan barulah kita masuk ke area utama. Setelah deve gate, terdapat pagoda yang disebut three storied pagoda, sayangnya pagoda ini lagi direnov, di depannya ada rimbunan pohon sakura yang masih berbunga, walaupun sedikit. Keatas sedikit, barulah kita sampai di bangunan utama dengan pemandangan alam kota Kyoto yang luar biasa…

Setelah puas menikmati Kiyomizudera, gak terasa waktu sudah menunjukkan waktu setengah 3 sore, karena awalnya kita mau hunting Temple lain, gw bilang ke teman-teman kalau mereka gw tunggu di bawah jam 3 sore di Information Centre, gw coba ingetin ke mereka kalau belanja nanti saja sekalian di Tokyo, karena item-itemnya tidak jauh berbeda. Tapi apa kata, sampai pukul 16.00, wajah2 mereka tidak kelihatan, barulah jam 16.30 satu persatu mereka berdatangan. Memang untuk orang Indonesia, godaan belanja itu tidak bisa dihindarkan, tapi 1,5 jam yang sudah terlewatkan pada akhirnya menyebabkan kita melewatkan tempat-tempat wisata yang sudah kita sepakati bersama untuk dikunjungi.

20140419_123255

20140419_123127 20140419_123119

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

20140419_124626 20140419_124541

Mengingat waktu sudah sore dan kita belum sholat, akhirnya diputuskan untuk mencari Masjid Kyoto. Sesuai arahan dari temen gw yang kuliah disana, dari Terminal bis di sekitar Distrik Gion, kita naik bis no 17 ke Masjid Kyoto. Turun di Terminal Koujinguchi. Kita nyebrang jalan dan berjalan melawan arus kendaraan, tak lama sebuah tanda menuju masjid terlihat, dan kita belok kanan sesuai arahnya. Masjid ini bangunannya seperti bangunan biasa, ruang sholatnya ada di basement, sedangkan di atasnya adalah pusat studinya. Cukup lama kita menghabiskan waktu di masjid, untuk sholat terutama dan beristirahat, rasanya adem… Setelah selesai sholat kita putuskan makan di Cafe Rose, restoran muslim di dekat Masjid Kyoto, baru terasa laper karena ternyata kita melewatkan makan siang karena berlama-lama di Kiyomizudera Temple.

Bersambung dulu ya….

2 thoughts on “Jalan – Jalan Murah ke Jepang Day – 3: Kyoto

  1. Keren ya jalan2 ke jepang.. Saya sering berkhayal jalan2 ke Osaka dan Kyoto karena tertarik dengan berbagai tempat wisatanya. Kira2 mahal kah ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s