Jalan-jalan Murah ke Jepang Day-3: Kyoto (Lanjutan)

19 April 2014,

Sudah menjelang malam di Kyoto, suasana dingin bener2 menyergap, ketika menunggu bis untuk kembali ke stasiun Kyoto, kita sampai2 ngumpet dulu di minimarket kecil untuk menghindari udara dingin sore itu. Jaket dan syal saja masih nggak mampu menahan dinginnya udara, dicek2 ternyata suhunya mencapai 10 derajat! Pantes…..Begitu bis datang, kita langsung berlari2 masuk ke bis menuju kembali ke Stasiun Kyoto.

Bis melewati kembali wilayah Gion, sayang sekali kita gak sempet berjalan-jalan di wilayah ini, karena teman2 keliatannya sudah cukup lelah dan memilih beristirahat di Stasiun Kyoto. Sesampainya di Stasiun, kita kembali ke Baggage Storage untuk ambil barang-barang kita. Sementara yang lain beres2 backpack dengan borongan oleh2 yang mereka beli di Kiyomizudera Temple, gw dan Harry memutuskan mencari lokasi Bis Willer Express. Jadi, sebelum berangkat ke Jepang, sesuai info buku yang gw dapet di bukunya mbak claudia kaunang, salah satu pilihan untuk menuju Tokyo adalah naik bis, dan yang harganya cukup terjangkau adalah Willer Express ini. Enaknya, untuk naik bis ini kita bisa book di websitenya https://willerexpress.com/en/.

Naik bis ini, yang membedakan harganya adalah pilihan seatnya, mau yang standar, ekonomi, deluxe atau premium. Tentu saja semakin nyaman semakin mahal. Gw pilih yang tengah2 aja, harganya sekitar 5800 yen atau sekitar 700rb. Kita naik bis malam supaya bisa sampai di Tokyo pagi. Dicari2, ternyata pemberhentian bis Willer Express ini persis ada di depan Hotel Ibis Kyoto. Sembari menunggu bis malam kita datang, akhirnya teman2 sepakat untuk jalan2 seputar Stasiun Kyoto, Di depan Stasiun Kyoto ada Tokyo Tower Hotel yang dibawahnya ada toko Daiso, toko yang menjual pernak pernik rumah tangga murah. Di belakangnya, ada mall yang di basement nya ada toko 100Coin. Hmm kebayang kan lo ngapain aja aja kita disana…yep…the shopping is begin…again. Jujur dibanding Daiso, belanja di 100Coin lebih variatif, gue nemuin dompet lucu buat kakak gw, payung buat diri gw sendiri.  Catatan sendiri untuk payung ini, gw beli dengan harga 100yen alias 11rbuan. Bentuknya sama persis dengan payung2 yang biasa gw beli di Minimarket indomaret tau Alfamart di Jakarta yang sekitar 25rb sampe 35rb. So gw pikir worth it laah. Kalo rusak ya..pantes aja harganya murah. Tapi, ternyata sampai gw pulang hari ini, ini payung awet banget, sudah beberapa kali berhasil melewati suasana hujan Jakarta yang lumayan kenceng, dan asiknya lagi, bahannya memang anti air, karena setelah dipakai, payung ini cepat kering. keren gak tuh….Quality matters….i admit.

20140419_18475320140419_20555820140419_194346

Urusan belanja emang gak pernah abis2nya, dan toko ini anehnya gak tutup2 xixixi. Apalagi disekitarnya memang banyak sekali toko-toko lain yang menjual barang-barang yang gak kalah menariknya. Gw ngingetin temen2 kalau kita harus sudah harus standby di halte perberhentian bis Willer Express. Setelah packing barang2 belanjaan (again), kita menuju ke halte bis, waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, bis kita sendiri masih jam 12 malam. Sambil menunggu, kita kembali makan dari persediaan makanan kita, kebetulan memang kita sudah persiapkan nasi untuk makan malam ini, dan tentu saja lauk pauk dari Indonesia yang masih melimpah ruah….

Ada kejadian lucu, salah satu rekan yang biasa dipanggil Babe oleh teman2, waktu itu meminta lotion ke gw, karena kulitnya sudah kering, nah lotion ini waktu di jakarta gw taro di botol sampo hotel yang udah gak kepake, sedangkan sabun mandi cair gw taro di botol listerin kecil. Tau sendiri kan kalo terbang gak bole bawa cairan diatas 100 ml. Nah ketika babe minta lotion, gw lupa abis kalo botol lotion itu ada di botol sampo, alih2 gw mala ngasi botol listerin yang isi sabun mandi…..!!!!!! Si babe main oles2 aja ke mukanya…banyak lagi..belepotan lah mukanya dengan sabun itu (gak sadar tentu saja).  Tapi untungnya karena memang cuaca dingin, akhirnya terserap juga sabun itu di mukanya wkwkkw. Gw sendiri baru sadar kalau itu botol sabun ketika sampai di Tokyo keesokan harinya dan mau cuci muka di toilet…ampun…sori ya Be…

Yang gw paling suka dari Jepang adalah, on-time nya yang luar biasa, gw iseng ngitung jam bis dateng mulai jam 11.20, 11.40, 11.50, itu dateng dan perginya tepat banget sampe ke detik2nya. Saluut…akhirnya bis malam kita datang, dan karena sudah book, kita dapat prioritas masuk lebih dulu dan dapet seat duluan. Setelah kita, barulah penumpang lain masuk. Setingan bis nya emang dibuat untuk perjalanan malam. Jendela bis ditutup hordeng rapat2. Disediakan selimut dan setingan tempat duduknya juga enak, jadi kaki bisa selonjoran. eh ada soket listrik buat charge HP, lumayan…Tidur dulu…sampai ketemu di Tokyo…..

5 thoughts on “Jalan-jalan Murah ke Jepang Day-3: Kyoto (Lanjutan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s