Jalan-jalan Murah Jepang Day 4: Tokyo

20 April 2014,

Gw gak yakin apa saat itu sudah pagi, karena memang di bis bener2 gelap…paling gw cuma bisa ngintip2 dikit dari jendelanya yang tertutup rapat, bis ini memang disetting supaya penumpangnya istirahat tidur, karena perjalanan malam. Sepertinya bis sudah dua kali berhenti untuk beristirahat, karena cowok yang duduk samping gw, sudah turun dua kali, gitu aja patokan gw.  Sampai suatu saat bis akhirnya berenti, dan gw intip dikit keluar, eeh uda teraaang. Gw beranjak turun, sengaja cari minimarket buat cari sarapan buat temen-temen. Begitu gw turun..brrr dingin banget, dimana ini, gw berlari ke LAWSON, sambil cari roti buat sarapan, makanan yang paling gampang dan mudah dicari dimana-mana. Gak lama, gw langsung bayar, dan ketika gw berbalik kearah bis gw tercenung…di hadapan gw terhampar pemandangan pengunungan yang luar biasa indahnya…Subhanallah…ahh sayang gak bisa foto, karena sopir bisnya sudah naik ke bis dan kita langsung bergegas berangkat lagi.

Satu jam kemudian, akhirnya sampai juga kita di Shinjuku, Tokyo. Kok tahu?, soalnya ada pengumuman di bis..hehehe. Perberhentian terakhir bis yang kita naikin sebenarnya di Disneyland, Tokyo, tapi transit dulu di Shinjuku. Tepat jam 7 pagi kita sampai di depan Stasiun Shinjuku, barang2 sudah diturunkan semua dan kita bergegas turun ke subwaynya. Tujuan pertama…toilet..hehehehe. Setelah bersih2 dan cuci muka, dan sikat gigi, kita menuju stasiun Shinjuku.

Jujur, agak keder juga kita di stasiun ini, karena ternyata stasiun Shinjuku pertemuan antara 4 stasiun subway, itu belum termasuk stasiun JR Line. Gw baru merasakan manfaatnya membuat itinery detail untuk kebutuhan visa dengan menggunakan bantuan website hyperdia.com. Tujuan kita adalah ke Stasiun Asakusa, tempat hotel kita menginap, Agora Place Asakusa Hotel. Sebenarnya dari pihak hotel juga sudah kasi ancer-ancer juga di websitenya. Hotel ini bisa diakses di 3 stasiun. Tapi yang terdekat adalah Stasiun Tawaramachi.

Sebelum naik kereta, kita beli one day ticket for Tokyo Metro and Toei Subway. Sesuai saran di buku Mbak Claudia, kita gak harus beli one day pass yang mencakup subway dan JR karena, semua line JR juga dekat dekat line subway. Tokyo Metro Subway terdiri dari 9 line sedangkan Toy Subway terdiri dari 4 line. Hmm okay..gw bertekad pulang dari Tokyo gw harus uda khatam baca semua line-line kereta di Tokyo ini…!

routemap_en tokyo

ImageImage

Oke gimana beli tiketnya? Ternyata kita bisa beli tiketnya di vending machine, dengan dibantu oleh petugas stasiun yang baik, sangat baik banget sampe pas kita salah beli tiket, sama dia duitnya dikembalikan! Ok we got the ticket, so kita masuk ke stasiun Shinjuku di Toei Line, menuju Iwamotocho stasiun, setelah itu kita turun, keluar berjalan menuju Stasiun Akibahara di Metro Line, menuju Ueno, turun ganti kereta tetap di Metro line menuju Stasiun Tawaramachi. Keluar dari dari Stasiun Tawaramachi, kita langsung nyebrang dan taraa.sampailah juga di Agora Place Asakusa Hotel.

Hotel ini ruang receptionisnya nyaman banget, kecil, tapi sangat enak dilihat. Teman2 langsung deprok duduk, no satu yang dicari adalah..yes WIFI….sementara mereka asik konek internet, gw ngurus bookingan hotel itu. Sekali lagi, hotel di Jepang rata2 check in nya jam 3 sore. Sedangkan kita baru sampai hotel jam 9 pagi. No problem lah, di receptionis, ada toilet kecil

ImageImage

untuk berganti baju, Setelah asik beberesan, kita siap makan dulu. Di depan hotel kebetulan ada beberapa meja kursi kecil untuk duduk-duduk, seperti biasa, kita beli nasi di minimarket di sebelah hotel, setelah itu kitapun menikmati sarapan kita dengan lauk pauk Indonesia Raya yang kayaknya emang cukup sampai berhari.

Setelah sarapan, kita siap untuk berjalan-jalan….tujuan pertama terdekat dari hotel adalah Sensoji Temple. Sesuai peta dari pihak hotel, di depan Sensoji Temple ada pasar tradisional yaitu Nakamise Shopping Street. So, siap2 duit deh buat belanja. Karena letaknya dekat dari Hotel, aku bilang ke teman2 kita kumpul aja di hotel jam 3 sore, waktu check in, jadi masing-masing bisa bebas, karena kalo uda ketemu belanja, dijamin pasti nanti akan terpisah2 dengan sendirinya.

Buat gw yang lebih demen foto2 ketimbang belanja, tujuan utama adalah ke Sensoji Temple. Merupakan temple tertua di kota Tokyo. Salah satu pintu masuknya adalah lewat Kaminarimon (Thunder Gate), gerbang utama Sensoji Temple sekaligus simbol dari Asakusa. Waktu kita kesana gerbang ini lagi di renovasi, jadi ketutupan kain deh.  Di samping  Kaminarimon adalah Nakamise Shopping Street, jadi kalau mau masuk ke Sensoji Temple pasti tergoda untuk liat-liat souvenir2 khas jepang di jalan ini. Gw mutusin melewatkan pasar ini untuk menuju ke gerbang yang menjadi pintu masuk ke Sensoji Temple, yaitu Hozomon Gate (Treasure House Gate).

20140420_10340420140420_103911

Setelah puas foto2, barulah gw mulai menelurusi Nakamise Shopping  Street, biasanya kalau jalan2 pasti mikir oleh2nya gantungan kunci atau  tempelan kulkas, di Jepang, souvenir2 wajib ini harganya lumayan mahal,  rata2 35-40rb per buah.  Kaos-kaos dengan gambar khas jepang juga  lumayan mahal, sekitar 150-200rb per buah. Kimono sekitar 45orb per  buah. Jadi yang murah apa? Rata2 yang murah ya makanan2 kecil spt kitkat  green tea, permen2 khas jepang, dan cemilan2 lainnya. Per paketnya  biasanya sudah ada beberapa jenis makanan, dari harga 30-60 rb rupiah.

Sambil menunggu teman2 yang lain belanja, gw memilih untuk duduk di  pinggir jalan, dibawah lampu merah, persis depan pos polisi, ngapain? Ya  foto2 aktifitas turis dan warga lokal yang berbaur di Jepang. maklum hari  Minggu, jadi suasana nya ramai sekali. Banyak turis yang berjalan2 dengan rickshaw, kereta yang ditarik oleh langsung oleh sang penarik kereta sambil berjalan2 atau berlari. Ada pasangan pengantin yang sedang asik foto pre wed…lumayan jadi santapan foto gratis.

20140420_103314

20140420_103715

20140420_103854

 

 

 

 

20140420_115720 20140420_120209

Di ujung jalan dari tempat gw  duduk, terlihat sebuah gedung  yang menarik. Bentuknya warna  kuning, karena penasaran, kita  menuju kesana, ternyata di situ  ada Cruise untuk wisatawan yang  ingin melihat Tokyo dengan  kapal, menyusuri Sungai Sumida. Sedangkan gedung yang kita lihat ada di atas Azuma Bashi Bridge, adalah gedung Asahi Beer, sebuah perusahaan bir ternama di Jepang. Tokyo Sky Tree juga terlihat dari sini. Pokoknya pemandangannya keren banget….! Gedung menarik yang gw liat, warnanya kuning, orang bilang itu gedung Asahi Flame, sekilas bentuknya kayak pup gitu hehehe….

20140420_123656 20140420_123556 20140420_124238

 

 

 

 

Gak terasa udah hampir jam 3, gw putusin balik ke hotel untuk segera check in, no satu tentu saja biar bisa…MANDI!!!

bersambung…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s